Selaraskan Koordinasi

Menyambut bulan Agustus 2011 yang menurut sebagian besar umat ber-Agama Islam adalah bulan suci Ramadhan 1432H, saya ingin berbagi suatu pandangan atau pola pikir kepada kawan-kawan semua, kali ini saya ingin sedikit memberikan suatu tanggapan terhadap berita di Okezone.com

Berita mengenai penyamarataan kumandang azan di berbagai masjid/ mushola di seluruh indonesia tercinta ini. Pernyataan itu disampaikan mantan Wakil Presiden ini menyusul ada anggapan bahwa azan yang dikumandangkan di masjid-masjid saling mendahului.

“Tidak enak didengar kalau azan itu main dulu-duluan, kalau belum waktunya,” ujar JK dalam diskusi bertema ‘Membangun Ukhuwah di Tengah Pluralitas Pemikiran dan Gerakan Islam di Indonesia’ di kantor MUI, Jalan Proklamasi,  Jakarta Pusat, Sabtu (30/7/2011).

JK meminta agar MUI dapat menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat. “Ya saya minta agar MUI bisa memberikan imbauan lah biar lebih baik,” tutur JK.

Menanggapi permintaan JK, Ketua MUI Umar Shihab, mengatakan pihaknya akan menyampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk menyelaraskan waktu kumandang azan sesuai dengan waktu salat. Ini berlalu tidak hanya saat magrib, namun juga pada waktu lain, seperti saat subuh.

“Kita harapkan azan itu tujuannya yang penting untuk mengajak orang salat, jangan belum waktu bangun sudah disuarakan. Bukan azannya, tetapi mengaji sebelum azan,” kata Umar.

“Saya kira mestinya diatur karena Islam itu teratur harus rapi. Kita sudah beberapa kali mengimbau dan akan dipikirkan untuk mengeluarkan peraturan,” jelasnya.

Memang tidak mudah keinginan tersebut, untuk urusan penetapan tanggal mulai puasa saja sudah banyak yang tidak kompak, apalagi penyamarataan azan. Atau apakah bapak2 yang di atas sana keyakinan penyamaan azan akan berjalan karena hal ini merupakan urusan sepele ketimbang penyamaan waktu start puasa? bagaimana kawan, kecil urusan penyamaan waktu start puasa atau penyamaan kumandang azan? (silahkan kawan2 sendiri yang menilai).

Kemudian diakhir berita, dengan gampangnya M*I mengatakan: “Ya, nanti kalau perlu dibuat suatu aturan.”

Membuat aturan memang gampang Pak, cuma pengawalan/ pemantuan dan pengaplikasian yang harus dibuat. Implementasi aturan itu yang harus dipantau, kalau memang Anda menguasai ini Umat Agama Islam, saya rasa tidak sulit pengawalannya, tapi karena memang bukan Umat Islam yang sebenernya itulah yang menjadikan susah.

Dari kawan-kawan yang membaca post ini silahkan memberikan masukan tentang apa yang saya tulis ini, tentu persatuan umat yang ingin dicapai, tetapi tidak ada satupun pemimpin yang ada sekarang sanggup pada saat ini.

Iya mereka berbondong-bondong menjadi seorang pemimpin, namun setelah terpilih lupa dengan apa yang menjadi tugasnya.

dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama merekadan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.”

Doa Keadilan

Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi Karena Tuan Semesta Alam biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. jika ia Kaya ataupun miskin, Maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu Karena ingin menyimpang dari kebenaran. dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, Maka Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.”

Semata-mata keadilan, itulah yang harus kaukejar, supaya engkau hidup dan memiliki negeri yang diberikan kepadamu oleh TU(H)AN, Allahmu.”

Saya membaca berita di surat kabar Kompas Online, mengenai berbagai topik yang membahas tentang penangkapan seorang Nazaruddin, pelaku korupsi yang sekarang menjadi DPO Indonesia.

Jika Fenomena seperti ini kita gambarkan dengan kondisi yang dijelaskan oleh dua Firman Tuan Semesta Alam di atas sungguh sangat menyimpang,  dijelaskan di Kompas seorang Anggota Komisi III DPR Syarifuddin Suding menilai upaya pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada periode kedua ini makin tak mumpuni menjelang tahun ketiga. Penegakan hukum, terutama dalam pemberantasan korupsi, bersifat diskriminatif, tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas.

Suding mengaku pesimistis terhadap adanya perubahan ke depan karena pemberantasan korupsi hanya retorika semata. Suding mengatakan, Presiden SBY hanya membicarakan upaya pemberantasan korupsi melalui pidato, pernyataan, dan komentar, tanpa implementasi yang tegas di lapangan.

Sementara itu, para penegak hukum malah bingung menerjemahkannya. Suding mencontohkan perbedaan kepemimpinan yang tegas antara Presiden SBY dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat masih menjabat.

“Contohnya dengan keinginan Pak SBY meminta Kapolri menangkap Nazaruddin. Saya kira orang-orang penegak hukum itu juga kebingungan dan gamang, apakah pidato ini harus serius ditindaklanjuti atau hanya pencitraan. Tidak seperti ketika polisi harus menangkap Robert Tantular. Waktu itu, Pak JK langsung telepon Kapolri, seketika itu juga langsung ditangkap. Coba Pak SBY enggak hanya pidato, tapi langsung telepon Kapolri, saya kira mereka akan kerja serius. Tapi ini kan hanya sebatas pidato. Mereka juga sulit menerjemahkan, apakah pidato ini serius untuk ditindaklanjuti atau hanya sebatas pencitraan,” katanya di Gedung DPR, Jumat (29/7/2011).

Ada beberapa hal yang harus kita sikapi kawan:

Pertama, pemberantasan korupsi yang sudah diragukan lagi akan keberhasilannya. Bagaimana tidak, mental manusia indonesia khususnya sudah dirasuki mental miskin dan rakus.

Mental seperti itulah yang akan memutarbalikkan semua keadaan. yang bener jadi salah, yang salah jadi bener.

Janganlah memutarbalikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar.”

Kedua, kebingungan penegak keadilan/ hukum.

Pemimpin memberikan arahan, yang diberikan arahan bingung terhadap arahan. Inilah yang disebut sebagai suatu perpecahan, tidak ada koordinasi yang jelas, sudah putus. Tangan tidak lagi mengerti apa yang menjadi tugas tangan dan otak tidak mampu lagi untuk memberikan daya gerak terhadap tangan, maka inilah yang disebut kematian.

Analogi tersebut menandakan bangsa ini telah MATI, maka sudah dipastikan orang-orang yang di dalamnya pun MATI. Hilang tenggang rasa antar manusia, yang lemah terus diinjak-injak oleh yang kuat. Semua serba kacau.

Mudah-mudahan di dalam bulan yang menurut kebanyakan orang ini adalah bulan yang penuh berkah mampu menjadi boomerang sejarah yang akan terkenang di dunia.

Atau apakah menjadi sesuatu yang berkebalikan.

Fakta yang akan membuktikan.

dan akhirnya:

maka Engkau kiranya mendengarkan, dari tempat kediaman-Mu yang tetap, kepada doa dan segala permohonan mereka dan kiranya Engkau memberikan keadilan kepada mereka, dan Engkau kiranya mengampuni umat-Mu yang telah berdosa kepada-Mu.”

 

 

 

Dien itu Agama

Bagi yang baca judul di atas, ada 2 kemungkinan komentar:

Ya iyalah,,,Dien itu ya Agama, dah disyahkan oleh Mentri Agama, tuh liat aja diterjemahan,,Dien = Agama.

yang kedua, Goblok bener ni orang…Dien tidak sama dengan  Agama, Dien itu ya Dien, Agama beda dengan Dien, jadi kita bukan berAgama melainkan berDien.

Kalau benar terjadi 2 kubu comment seperti ini, saya jadi inget cerita temen saya…

Begini ceritanya:

Alkisah, di suatu pulau yang masih perawan, terdamparlah si Gulok. Terdamparnya si Gulok karena peristiwa kecelakaan yang dialami Gulok ketika naik pesawat, pesawatnya lepas kendali dan terjatuh di perairan samudra, yang pada akhirnya terdampar.

si Gulok pun siuman dari pingsannya yang kemudian bingung dan bertanya2 tentang keberadaannya saat ini sampai ia tersadar bahwa ia tidak tahu berada dimana sekarang, dari kesadarannya yang sadar bahwa ia sekarang tidak tahu dimana ia berada, rasa lapar pun ternyata ikut menghentak-hentak untuk segera mencari bahan untuk meredakan rasa lapar tersebut, mencarilah si Gulok ke dalam pulau tersebut, karena tak kunjung mendapatkan bahan makanan yang ia kenal (karena mungkin jarang nonton tv yang serial surviver) ia pun tidak sadar bahwa ia sudah terlalu jauh memasuki kawasan pulau itu. Sampai akhirnya ia mendapatkan segerompol buah yang ia kenal yakni buah manggis, tak sabar Gulok untuk segera menikmati itu buah manggis, langsung saja ia tancap dengan setancap-tancapnya untuk dapat segera menikmati manggis tersebut, hendak meraih buah ternyata tiba-tiba ia disikut seseorang yang mengatakan:

“jkagjkfkgfjagjkaagjiagklaiohjajioprajklaer”.

Gulok pun bingung,,lantas menerka2 kira2 apa ya maksud orang ini. Kesimpulan didapat bahwa maksud orang tersebut adalah:

“Hai…Ngapain Lo di sini mo petik buah orang tanpa izin?”

Gulok pun mencoba berusaha menjelaskan dengan bahasa:

“klajgfklajiogjakghaojashgajawoaeogjlagjo…” yang artinya: “Maaf pak, bukannya saya lancang untuk memetik buah orang sembarangan, tapi yang saya tahu ini pulau tidak berpenghuni, jadi ketika saya lihat ada buah, dan saya dalam keadaan lapar, saya ingin sekali memetiknya.”

Akhirnya orang asing tersebut pun mengerti juga perkataan Gulok, dan memberikan buah tersebut seraya berkata: “kdfjkfjkdfkj jkdf” artinya: ” ini saya berikan buah jkdf.

Lalu gulok pun menerima buah yang dalam bahasa orang tersebut adalah “jkdf”.

Gulok pun orang yang berpikiran luas dan menerima buah manggis tersebut yang dalam bahasa orang asing itu adalah “jkdf” tanpa berusaha memaksakan bahasanya untuk menyebut buah tersebut “manggis.”

Pelajarannya adalah:

Banyak pemahaman2 yang berseberangan karena pem-bahasa-an yang berbeda, tetapi jangan itu dijadikan suatu perselisihan, jangan kita paksakan orang spanyol untuk mengatakan “monggo” ketika ada orang yang dateng berkunjung ke rumahnya….

Yang harus diperhatikan adalah: “Bahasa berbeda-beda tidak masalah, asalkan maknanya sama, jadi….bukan mengubah bahasanya tetapi ubahlah maknanya.

Dien itu ya agama… karena Agama maknanya adalah “Tidak Kacau”; “terpusat pada satu ikatan”, dan sebagainya yang selaras dengan pemahaman Dien itu sendiri.

Rasul-rasul berAgama….. juga berDien dalam bahasa orang arab.

BerAgama satu Agama yang diridhoi Allah.

Tetapi timbul masalah lagi, yakni: Agama mana yang diridhoi Allah?? Setiap pemuka Agama di dunia menyatakan Agama mereka lah yang paling benar, kalau begitu kenapa tidak terus terang mengatakan agama yang lain salah? kenapa malah justru mengatakan semua Agama itu baik?

Ini Dia….Daftar Cewek yang gagal jadi personil SNSD

SNSD, salah satu girlband asal korea yang dipersonili oleh 9 orang cewe-cewe cantik, nama SNSD atau kepanjangannya So Nyuh Shi Dae (dalam bahasa korea) dengan aliran musiknya Pop, dance-pop, teen pop, bubblegum pop, electropop.

tahukah kalian sebelum SNSD memiliki member yg sekarang berjumlah 9 seperti sekarang (taeyeon,jessica,tiffany,yuri,yoona,hyoyeon,sunny, sooyoung,seo hyun)

banyak cewe cantik yang terdepak dari SNSD sebelum mereka secara resmi debut siapa sajakah mereka?

lee yeon hee

dia sekarang dikenal sebagai aktris.Dia tampil sebagai model pertama kali dalam video musik Moon Heejun,Alone. pada tahun 2001 dan secara resmi memulai debutnya dalam drama televisi Korea, Sea God sebagai Junghwa muda pada tahun 2004.

hwang bora

Hwang Bora pernah membintangi film ‘Jumunjin’ dengan member Super Junior Kim Kibum

zhang liyin

lebih dikenal di Korea Selatan sebagai Jang Ri-in, adalah yang pertama (dan saat ini saja) penyanyi solo China yg masuk ke industri musik Korea Selatan. Zhang juga dijuluki “BoA dari Cina”

Zhang telah merilis hanya satu album studio sejak debutnya di tahun 2006, namun singlenya pernah menempati 10 besar seperti “timeless” yang merupakan hit # 1,begitu juga dengan lagu”I Will”. Dia juga artis asing pertama yang memenangkan Best New Artist Solo di Asia M.net Music Awards. Album pertamanya, I Will telah terjual lebih dari 260.000 eksemplar sejak rilis pada Maret 2008.

seo hyun jin

adalah mantan vokalis utama grup M.I.L.K.Tidak ada album resmi atau tunggal yg telah dibuatnya namun dia sudah merilis empat OST dan hadir pada album kompilasi SM Ent. Dia telah menunjukkan kemampuan akting dia sebagai peran wanita utama dalam drama DBSK : Dating on Earth

lee hwan hee

tidak ada kabar terbaru dari dia

stella kim

stella kim didepak karena (katanya) kurang memiliki skill dance
juga karena orang tuanya tidak merestui anaknya jadi idol

jang ha jin

awalnya diplot sebagai visual/pin up girls/cewe yg diambil cakepnya doang,alasan dia didepak masih jadi misteri

park so yeon

pasti udah gak asing sama wajah ini,ya sekarang so yeon adalah member dari grup T-ara yg cukup sukses di dunia k-pop

heo chan mi

dia sekarang adalah lead vocalist grup campuran Co-Ed School dan sub unit nya yaitu 5dolls yang masih satu agency dengan T-ara
dia awalnya diplot sebagai lead vocalist bersama taeyeon

setelah chanmi keluar barulah formasi SNSD yg kita kenal muncul

Maskipun mereka tidak tergabung dalam SNSD tapi, mereka berhasil dangan karir mereka sendiri seperti park so yeon yang sekarang beragabung dengan T-ara, heo chan mi yang yang bergabung dengan co-ed,,, dan yang lain mengambil jalan akting sebagai gantinya.

Sumber: http://asianfansclub.wordpress.com/2011/05/08/daftar-cewek-yang-gagal-jadi-personil-snsd/#comment-492579

Mitos Tentang Baterai

Beberapa mitos tentang baterai yang unik untuk kita ketahui supaya kita lebih cermat dan cerdas dalam penggunaanya serta perawatannya. Dimana beberapa mitos tersebut kadang menjadi suatu saran yang aneh untuk di dengar.

Pada dasarnya baterai terdiri dari dua macam element kering dan elemen basah. Yang dimaksud element kering disini adalah elektrolit yang menghantarkan muatan-muatan elektron, pada baterai yang sering kita pakai untuk menyalakan radio/walkman itulah yang disebut baterai elemen kering karena elektrolitnya adalah carbon aktif sedangkan accu yang sering digunakan pada sepeda motor atau sumber listrik berdaya rendah merupakan baterai elemen basah karena menggunakan cairan asam sulfat sebagai elektrolitnya. Lalu bagaimana dengan penjemuran baterai supaya bisa digunakan lagi? Inilah beberapa ”mitos” yang sering beredar di kalangan masyarakat tentang baterai

1. Menjemur baterai

Menjemur baterai sama dengan Mengisi ulang baterai, ini adalah salah satu anggapan yang kurang tepat karena baterai element kering tidak bisa diisi ulang dengan cara dijemur, mengapa? Baterai elemen kering adalah baterai yang menggunakan anoda(kutub negatif) dan katoda(kutub positif) dengan reaksi irreversible atau reaksi yang tidak bisa dibolak-balik jadi elektron yang mengalir dari anoda tidak bisa mengalir kepada katoda walau dengan pemanasan sekalipun justru jika dipanaskan lebih dari suhu operasinya akan meledak. Jadi berhati-hatilah dengan pemanasan baterai. Berbeda dengan model baterai yang rechargeable atau baterai yang bisa diisi ulang baterai model isi ulang tersebut bisa membalikkan aliran elektron dari katoda ke anoda karena saat diisi ulang kedua kutub yang saling berlawanan tersebut berganti peran dimana anoda menjadi katoda begitu juga sebaliknya. Pembagian baterai non isi ulang dengan isi ulang ini tergantung pada jenis material kutubnya dan elektrolit yang dipakai.

2.  Mengisi ulang baterai saat baterai sudah kosong atau tidak bisa digunakan lagi akan memperpanjang masa pakai baterai, benarkah demikian?

Dalam kasus ini anda perlu melihat jenis baterainya, aplikasi baterai dalam handphone, laptop,notebook,atau aplikasi portable lainnya jenis baterai apakah yang anda gunakan? Jika anda menggunakan baterai jenis Nickel-Cadmium maka pengisian baterai pada saat indikator baterai sudah 0% atau empty memang disarankan, karena jenis baterai ini adalah full-charged yaitu baterai yang memiliki masa optimum bekerja apabila kapasitas terpakai baterai sudah penuh. Baterai Nickel jika diisi ulang pada saat indikatornya masih 50% atau kurang akan mengakibatkan pembentukan kristal cadmium dalam baterainya sehingga akan mengurangi usia pemakaian. Hal ini berbeda dengan baterai jenis Lithium-Carbon atau biasa disebut Lithium ion karena jenis baterai ini tidak perlu diisi ulang pada saat baterai sudah mengindikasikan 0% atau kosong. Dalam kondisi apapun baterai ini bisa diisi ulang sebabnya tumpukan carbon dalam baterai tidak akan terjadi pada saat pengisian ulang diatas indikasi 0%.

3. Menyimpan baterai cadangan namun tidak pernah digunakan

Adakalanya kita membeli baterai cadangan namun disimpan atau jarang dipakai dengan harapan suatu saat jika terpakai dayanya tetap penuh. Ini adalah anggapan keliru tentang baterai, terutama baterai isi ulang. Baterai isi ulang apapun jenisnya termasuk Lithium memiliki masa pakai, jadi begitu baterai ini keluar dari pabrik maka hitungan masa pakai baterai sudah dimulai. Pada umumnya baterai Lithium ion bisa dipakai dalam jangka waktu 2-3 tahun dengan daya tersimpan 150 watt per jam dalam satu kilo massa baterai. Namun masa degradasi baterai Lithium ion ini tetap berjalan walau anda tidak pernah menggunakannya, katakanlah selama satu tahun anda menyimpannya maka ketika anda menggunakannya kemampuan kerjanya tidak akan sama seperti anda membeli baru. Jadi jika anda membeli baterai cadangan maka pandai-pandailah mengatur penggunaan kedua baterai tersebut supaya tidak mubazir.

4. Mengisi ulang baterai pada saat handphone menyala akan mengurangi umur baterai atau membuat baterai cepat rusak, apakah saran ini benar?

Secara teknis pengisian baterai dengan menghidupkan alat2 elektronik tidak banyak berpengaruh baik itu pada kondisi menyala atau mati karena pada dasarnya proses pengisian ulang hanya mengembalikan elektron yang ada pada katoda pada saat penggunaan. Jadi elektron yang mengalir ke katoda pada saat digunakan akan dikirim kembali ke anoda pada saat pengisian ulang baterai sedangkan jika kita masih ingin menggunakan alat tersebut pada pengisian bisa saja namun akibatnya adalah masa pengisian menjadi bertambah panjang jika normalnya hanya sekitar 1-1,5 jam maka akan bertambah sekitar 2 jam. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga suhu kondisi ruangan dan alat karena saat pengisian ulang ada komponen2 yang naik suhunya akibat perubahan energi listrik menjadi energi panas jadi jika baterai terlalu panas maka akan mengakibatkan ledakan.

5. Baterai bisa didaur ulang sehingga tidak akan mengganggu lingkungan

Pada dasarnya pendauran ulang baterai bukan berarti baterai tersebut bisa digunakan lagi karena baterai pada dasarnya tidak bisa didaur ulang 100% karena materialnya tidak bisa dipakai untuk baterai lagi. Lithium, Cadmium, Zinc(Seng), Mangan(Alkaline) yang sering digunakan dalam baterai umumnya dipisahkan dari material lainnya dalam baterai kemudian dilebur untuk dijadikan logam baru namun bukan untuk baterai karena sifat-sifat fisiknya sudah berubah. Oleh karena itu dalam setiap baterai selalu disyaratkan untuk membuang baterai dalam tempat terpisah supaya mudah didaur ulang atau menjaga keselamatan apabila baterai terkena api sehingga tidak meledak.

Oleh karena itu kita yang menggunakan perangkat elektronika dengan baterai hendaknya mulai bijaksana dengan baterai yang kita miliki mengingat secara teknis baterai adalah komponen yang vital namun tidak mudah untuk dirawat dan secara ekonomis baterai masih memegang peranan sebagai komponen termahal dan rumit proses produksinya. Gunakanlah secara bijaksana dan jika sudah tidak terpakai buanglah sesuai dengan petunjuk pembuangannya untuk mempermudah proses daur ulangnya.

Sumber: http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/05/07/meluruskan-mitos-tentang-baterai/

Kenali 10 Perilaku Seksual para Pengguna Jejaring Sosial

Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna  ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini.  Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini:

1. Tak jujur dalam status 
Sebanyak 24 persen facebooker tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai ‘opsi terbuka’ pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting dengan orang lain. Tercatat, sebanyak 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.

2. Sarana “Flirting”
Sebanyak 70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar cemburu
Sebanyak 59 persen pengguna mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise PhD dari University of Guelph mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburu.

4. Bencana “posting wall”
Sebanyak 29 persen pengguna mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvei menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dia lakukan di Facebook (baik kiriman di wall, komentar, maupun foto).

5. Pilih teman yang menarik
Sebanyak 55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan berteman pada orang tak dikenal, tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih
Sebanyak 85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau mantan pacar
Sebanyak 59 persen facebooker selalu “mengintai” profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali
Sebanyak 32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu, sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.

9. Membobol akun pasangan
Ada 23 persen responden yang mengaku pernah membobol atau meng-hack akun pasangannya di Facebook. Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85 persen mengaku diberi tahu password-nya, 16 persen menebak password-nya, dan 9 persen responden sengaja meng-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh
Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan:

– “Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memancing saya untuk berselingkuh.”

– “Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook.”

– “Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat).”

– “Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook.”

– “Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook; semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain, dsb.”

– “Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan.”

Sumber: Kompas.com

Ratusan Milyar US Dollar melayang-layang di Luar Angkasa

Apa yang akan kita lakukan manakala mendapatkan uang 1 Milyar Rupiah saja saat ini?

Bagi yang sudah menikah, mau tambah lagi?

Bagi yang masih sekolah, mau menuruskan sampai ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi?

Bagi pengangguran, ini adalah mimpi yang menjadi nyata. Hehe…

Bagi bangsa Indonesia, apa yang akan dilakukan? Membangun gedung DPR baru atau yang lainnya?

Yang jelas, manfaatkanlah uang tersebut dengan sebaik-baiknya.

Kesempatan kali ini saya akan membahas salah satu berita dari Kompas.com dengan judul Haruskah Manusia Tetap ke Luar Angkasa?

Dalam artikel tersebut, tersirat banyak hal yang sangat ingin sekali saya bahas. Artikel tersebut memperdebatkan tentang keefektifan penggunaan manusia yang diutus ke luar angkasa. Tapi saya tidak akan ikut menanggapi setuju/ tidaknya menggunakan manusia ke luar angkasa.

Melainkan uang yang digunakan itu lho yang sampai mencapai USD 200M bahkan LEBIH hanya untuk mencari tahu apakah manusia hanya sendirian di jagat raya ini ataukah ada makhluk lain seperti EP yang tinggal di luar sana dimana kecerdasannya melebihi manusia bumi.
Trus, kalau emang ada mau diapain tuh EP? Mau disuruh buat bantu Negara-negara miskin di dunia ini?

Bandingkan dengan pengalihan penggunaannya untuk program “kesejahteraan”.

Tetapi karena penggunaan uang USD 200 M hanya untuk program jalan-jalan ke luar angkasa, sama saja uang tersebut melayang di sana, PANTAS manusia di bumi menjerit tidak bisa makan, UANGnya di LUAR ANGKASA sana. Mau ngeraih pake apa???

Siapa Memangsa Siapa

Dalam dunia kebinatangan, ada istilah pemangsa dan yang dimangsa. Pemangsa identik dengan binatang yang menyeramkan, mempunyai taring dan tanpa belas kasihan. Sedangkan yang dimangsa cenderung bersifat tenang, calm, dan menyedihkan.

Bangsa kita saat ini, dapat digambarkan bangsa yang sedang saling memangsa. Golongan 1 memangsa golongan yang satunya, HANYA untuk menunjukkan ke-eksistensi-annya, setiap golongan rela melakukan apa saja untuk menjatuhkan golongan yang lainnya supaya golongannya tidak jatuh.

Kehidupan bergolongan yang saling memangsa adalah kehidupan yang terpecah belah, antar satu golongan tidak akan menyatu manakala beda kepentingan. Ambil contoh, dalam dunia per-sepakbola-an, antar klub sepakbola akan saling memenangkan kompetisi untuk dapat menjadi team yang terbaik dan tidak jatuh pada tangga degradasi, masing-masing klub tidak mungkin untuk bersatu karena masing-masing klub tersebut memiliki kepentingan yang berbeda.

Diberitakan bahwa, FPI akan geruduk DPR berkaitan dengan kasus porno yang dilakukan anggota DPR, yakni disaat DPR sedang mengadakan rapat, salah satu anggotanya tersebut malahan sedang asyik menikmati kemaksiatan. Terang saja, ini membuat geram FPI dikarenakan:

1.       Tugas FPI sejak berdirinya adalah memang untuk memberantas kemaksiatan.

Tentu saja kasus anggota DPR yang sedang menonton video Porno merupakan suatu bentuk kemaksiatan yang harus diberantas.

2.       Anggota DPR yang dimaksud merupakan salah seorang anggota PKS yang bernotaben kan agama Islam, menurut FPI ini sudah membuat buruk agama Islam, dan FPI wajib meng”gerebek” orang yang mencontreng nama baik agama Islam.

3.       FPI sedang dalam masa “penyaliban” oleh pihak DPR.

Kapan lagi kalau tidak sekarang, saat ini sedang hangat-hangatnya DPR merumuskan untuk dapat membubarkan FPI, otomatis kalau FPI bertindak cepat dengan cara mengobrak-abrik DPR atas dasar point 1&2 di atas, FPI akan terselamatkan bahkan bisa saja menjadi seorang Pahlawan.

Siapa yang benar dan salah, menjadi abu-abu adanya. Kebenaran hanya akan didasarkan pada sikap individual manusia secara pribadi-pribadi semata, siapa pemangsa dan yang dimangsa pun tidak jelas adanya, semua dapat sebagai pemangsa dan semua dapat sebagai yang dimangsa.

Kalau dalam ekosistem alam, terjadi yang demikian adalah suatu tanda kehancuran alam semesta pastinya, karena mana kodok mana ular tidak jelas posisinya.

Jadi begitu saudara, Allah sedang mengombang-ambingkan bangsa yang di dalamnya tidak berdasarkan petunjuk-Nya, Allah benturkan orang-orang yang berada di dalamnya. Kejadian-kejadian yang memicu kehancurannya pun akan senantiasa hebat menerjang.

dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah aktivitas pengabdian dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. Qs. 30/31-32

Fenomena Brimob Norman VS Anggota DPR yang nonton BOKEP

Apa dan kenapa yang terjadi dengan bangsa ini?

Apa saking tidak adanya yang dibicarain sampe yang begituan aja jadi lahan asik yang pantas untuk diperbincangkan?

Memperbincangkan hasil penemuan seorang anak Indonesia, mungkin sungguh sangat spektakuler. Tapi mungkin memang tidak ada yang begitu di Indonesia ini sih. Atau bisa saja memang masyarakat Indonesia yang tidak “doyan” akan hal-hal yang berbau sains. Yang ada sih, hp atau laptop model baru langsung serbu (ini lebih berkarakter konsumeris).

Inilah fenomena masyarakat yang di dalamnya dipenuhi oleh badut-badut, sandiwara, kehidupan glamour dan kehidupan pamer harta dan kekayaan.

“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan hayatidunya (materalistis) itu adalah kehidupan sandiwara belaka, kehidupan badut-badut, kehidupan glamour, kehidupan gaya qorun yang berlomba-lomba dalam kekayaan dan kedudukan. Kehidupan demikian seperti hujan yang menyuburkan tanaman sehingga menyenangkan para petani, kemudian kebun itu layu, kemudian kamu lihat berubah jadi kuning, kemudian menjadi hitam, dan akhirnya menjadi azab yang pedih, dan ada juga yang mendapat pengampunan dari Allah dan diridhoi-Nya, dan tidaklah kehidupan yang berdasarkan materialistis ini hanyalah kesenangan fatamorgana.” (QS.57:20)

Anggaplah, bangsa Indonesia ini adalah suatu “kebun” dimana masyarakat-masyarakat di dalamnya adalah tanaman-tanamannya.  Kebun tersebut mendapat siraman air, dan petani pun bersorak karena akan ada pertanda kesuburan bagi kebun tersebut setelah tersiram air nantinya. Tetapi eh tetapi, bukan kesuburan yang didapat melainkan kerusakan pada kebun itu, tanaman bukan bertambah subur melainkan layu kemudian menjadi kuning dan hitam karena hanya akan dibakar.

Fenomena Video Briptu Norman adalah salah satu fenomena kecil yang dapat diperumpamakan sebagai air hujan, fenomena tersebut petani (penguasa) anggap mampu menyuburkan tanaman (masyarakat akan senang dan memalingkan kesedihannya walau hanya sesaat). Mereka akan lupa hiruk-pikuk, kebobrokan bangsa nya setelah diinfus dengan fenomena kejahatan pembobolan bank, pembunuhan nasabah bank, menghambur-hamburkan uang Negara untuk pembangunan gedungnya dan lain sebagainya.

Dengan begitu, petani akan segera memetik hasilnya dengan adanya anggapan bahwa masyarakat semuanya tidak ada masalah, baik-baik saja. Tetapi, belum selesai mereka menikmati kenikmatan tersebut, datanglah azab atau kepedihan lain. Seorang anggota DPR terlihat sedang menonton video bokep saat sedang rapat (detik.com) . Anggota DPR, notabene adalah wakil rakyat, orang yang mewakili rakyat.

Begitulah rencana Tu(h)an semesta alam terhadap bangsa yang dikutuk, memberikan kesenangan sesaat, kemudian memberikan laknat. Adil bukan??

Namun dibalik itu semua, terbuka pintu maaf yang selebar-lebarnya bagi orang-orang yang mau berfikir.

Maha Benar Allah dengan segala Firman-nya.