Ini Alasan Kenapa Nasi Putih tidak baik bagi Kesehatan

Nasi putih merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Nasi putih dijadikan sebagai karbohidrat utama yang bisa dimakan bersama aneka sayur dan lauk pauk. Sebagai karbohidrat utama, manfaat nasi putih tentu mengenyangkan kita. Masih ada yang kurang rasanya jika belum makan nasi putih. Selain itu berdasarkan penelitian yang dilakukan pihak Universitas Canterbury, Inggris, ditemukan bahwa nasi bisa mencegah kita dari kanker usus. Namun dibalik itu semua, ternyata mengkonsumsi nasi putih terlalu sering dalam jumlah yang banyak tidak baik untuk kesehatan. Berikut ini alasannya.

Alasan nasi putih kurang baik untuk kesehatan :
  1. Menyebabkan Kegemukan (Obesitas). Kandungan pati dalam nasi putih membuat kita jadi cepat lapar, selain itu, dalam 100 gr nasih putih mengandung 80 gr karbohidrat. Inilah yang bisa memicu kegemukan. Faktor psikologis “kalau belum makan nasih putih belum mantap, tidak kenyang” juga mempengaruhi keinginan kita untuk selalu mengkonsumsi nasi putih.
    nasi impor lokal
    nasi putih. Dok : wikipedia.org
  2. Memicu Diabetes. Penderita diabetes harus mengetahui hal ini. Karbohidrat dalam nasi putih bisa menaikkan produksi gula dalam darah. Melonjaknya gula darah akan memicu diabetes. Sebagai alternatif, penderita diabetes bisa mengkonsumsi nasi putih kemarin atau dalam bahasa jawa sering disebut dengan sego wadang.
  3. Menimbulkan Sembelit. Sembelit atau susah buang air besar disebabkan karena sedikitnya kandungan serat dalam tubuh kita. Dalam 100 gram nasi putih, terdapat 1 gram serat. Padahal jumlah serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh adalah antara 25-30 gram. Untuk menambah serat tubuh, anda bisa mengkonsumsi 2 mangkok daun bayam (3 gram serat
    kandungan pati didalam nasi putih akan membuat rasa lapar datang lebih cepat. –
Lantas, apa makanan sehat pengganti nasi putih? Anda bisa menggantinya dengan nasi merah, pasta, kentang, jagung, singkong, ubi jalar, gembili, sukun.
Serta untuk mendukung program pemerintah dalam hal aspek ketahanan pangan, bagiamana negara kita dapat swasembada beras kalau kebutuhan beras penduduknya dan produksi beras petaninya tidak seimbang.
Jadi mari canangkan dalam keluarga prinsip ONE DAY ONE RICE, terapkan prinsip itu, dimana dalam sehari hanya 1 kali makan nasi putih, sebagaimana yang sudah penulis jalankan saat ini. Dalam sehari hanya diperkenankan memakan nasi putih sekali, entah itu pada saat makan siang, sarapan atau makan malam. Ketika makan nasi putihnya saat sarapan, maka makan siang dan makan malam memakan sumber karbohidrat lainnya selain nasi putih.
GO KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN…..KITA PASTI BISA.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s